Blog

Cerita Transparansi Desa di Tepi Danau Toba

BALIGE – Untuk pertama kalinya, saya berkunjung ke Sumatera Utara. Bukan Medan, tapi kabupaten Toba Samosir, atau masyarakat setempat biasa menyebutnya “Tobasa”.

Bersama rombongan Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen APTIKA, Kementerian Kominfo RI, kami tiba di bandara Siborongborong, Silangit (30/8). Kemudian melanjutkan perjalanan ke Balige, Ibu kota kabupaten Tobasa.

Agenda kegiatan rombongan kementerian Kominfo RI adalah sosialisasi dan pembentukan Agen Perubahan Informatika (API) Desa. Sebuah program Direktorat Pemberdayaan Informatika (PI) dalam mendukung gerakan nasional Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Ada 3 pembicara dalam kegiatan ini, yakni Septriana Tangkary (Direktur PI, Ditjen APTIKA, Kemkominfo RI), Dosen Institut Teknologi Dell dan saya, mewakili RTIK Indonesia. Dibuka oleh Bupati Tobasa, Ir Darwin Siagian.

 

Dalam sesi workshop tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk desa, saya menyampaikan beberapa hal tentang literasi digital dasar serta praktik langsung mengelola konten website desa. Salah satu konten website desa yang menarik untuk dipublikasikan adalah transparansi keuangan desa.

Selesai acara, foto bersama dengan seluruh peserta dan senang sekali rasanya melihat mereka pulang ke desanya masing-masing dengan semangat baru sebagai agen perubahan informatika desa yang berkomitmen kuat pada transparansi dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Semoga semangat transparansi desa ini terus dapat menyebar ke seluruh penjuru negeri.