Blog

Tips Cetak Baliho Infografik APBDesa

Untuk mempublikasikan APBDesa agar lebih mudah dibaca oleh masyarakat, kita dapat mencetaknya berupa baliho. Berikut beberapa tips untuk mencetak dan memasang baliho APBDesa agar lebih optimal menjadi media publikasi APBDesa sesuai semangat transparansi desa kita.

Ukuran 2:3

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam mencetak baliho adalah ukurannya. Saran saya, gunakan ukuran dengan skala 2:3, misal 200 x 300 cm atau 400 x 600 cm. Sesuaikan dengan tempat yang tersedia atau jumlah baliho yang mau dicetak, jika anggaran untuk mencetaknya terbatas, maka pilih ukuran yang lebih kecil.

Skala 2:3 dianggap ideal, karena bersifat potrait / vertikal, sehingga lebih mudah terbaca dari jauh, jika baliho tersebut di pasang di tepi jalan desa atau lokasi strategis lainnya.

Bahan Out Door

Selanjutnya, baliho sebaiknya dicetak menggunakan bahan banner yang untuk outdoor. Hal ini agar baliho dapat bertahan lebih lama, jangan sampai baliho APBDesa yang dicetak untuk outdoor, menggunakan bahan indoor yang cenderung tidak tahan perubahan cuaca.

Memang biasanya bahan banner outdoor biasanya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan bahan banner indoor. Sesuaikan dengan anggaran masing-masing desa.

Rangka

Terakhir, baliho sebaiknya menggunakan rangka agar dapat terpampang dengan jelas dan terbaca dengan mudah. Rangka baliho bisa menggunakan rangka besi, kayu atau bambu. Panjang dan jenisnya disesuaikan dengan ukuran baliho.

Kekuatan rangka ini menentukan baliho itu dapat bertahan lama dipajang atau tidak. Hal penting lainnya adalah ikatan tali baliho pada rangka. Saran saya, desa dapat membuat rangka standar untuk mempublikasikan baliho APBDesa, sehingga jika ada perubahan dan realisasi setiap tahunnya rangka tersebut dapat terus digunakan.

Semoga beberapa tips ini berguna untuk Anda yang mau mencetak baliho infografik APBDesa dalam rangka membuktikan komitmen transparansi desa kita.